Pengunjung Website

We have 7 guests and no members online

Dari sekian banyak lokasi wisata yang ada di Kabupaten Bantul, salah satu yang paling populer adalah desa wisata. Selain berwisata, keuntungan lain mengunjungi desa wisata adalah menambah wawasan serta pengalaman. Jadi tidak ada salahnya bukan sesekali mengeksplor desa-desa wisata yang ada di Bantul.

Biasanya desa wisata memiliki ciri khasnya sendiri. Jika desa wisata di Sleman dan Kulon Progo lebih menonjolkan desa wisata alam, sedikit berbeda dengan desa wisata di Bantul yang lebih ke desa wisata kerajinan, contohnya adalah Desa Wisata Manding.

manding1

Desa wisata Manding Bantul merupakan desa wisata sentral kerajinan kulit. Jadi kalau di Bandung ada Cibaduyut, di Jogja ada Manding. Awal mula kerajinan kulit muncul sekitar tahun 1947 yang diprakarsai oleh tiga orang pemuda. Awalnya ketiganya merupakan karyawan di perusahaan kulit yang memproduksi pakaian dan pelana, hingga akhirnya mereka berinisiatif untuk membuka usaha sendiri. Hingga kini, sudah ada lebih dari 100 pengrajin kulit yang ada di desa Manding. Peminat kerajinan kulit dari desa manding inipun sudah merambah hingga mancanegara.

manding2

Wisatawan yang datang ke Desa Manding ini biasanya mereka berburu aksesoris berbahan kulit seperti tas, dompet, pigura, gantungan kunci, sabuk, sampai jaket kulit. Di sepanjang jalan, akan banyak ditemukan rumah-rumah penduduk yang sekaligus berfungsi sebagai showroom hasil kerajinan. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau dan bisa ditawar lebih murah lagi.

manding3

Desa Wisata Manding sangat mudah diakses karena lokasinya yang berada di jalan utama Jogja-Parangtritis km 11, tepatnya berada di Jl. DR Wahidin Sudiro Husodo, Manding, Sabdodadi, Bantul, sekitar 15 km dari pusat kota Jogja ke arah selatan menuju Pantai Parangtritis. Nanti akan ada gapura masuk yang bertuliskan MANDING dan dari situ sudah masuk lokasi desa wisata Manding.

Ayuk kunjungi Desa Wisata Manding.

Sumber: visitingjogja.com
Foto: berbagai sumber

Joomla SEF URLs by Artio