Pengunjung Website

We have 21 guests and no members online

GeoForest Turunan Watu Payung adalah hutan konservasi di ujung barat kawasan Geopark Gunung Sewu. Tempat ini memiliki keragaman hayati yang cukup banyak. Dari tempat ini panorama pegunungan gamping yang terbelah sungai Oyo menjadi sangat indah.

Watu Payung diambil dari ikon obyek wisata ini, yakni berupa batu dengan bentuk melebar seperti payung, yang dapat dilihat di pintu ke arah gardu pandang. Bentuk batunya yang mirip payung itulah yang kemudian dimanfaatkan oleh penduduk setempat untuk menamai obyek wisata ini. Nama lain dari Watu Payung ini sebenarnya adalah Geoforest Turunan, karena obyek wisata Watu Payung ini berlokasi di kawasan hutan perbukitan karst di Padukuhan Turunan, Desa Girisuko, Kecataman Panggang, Kabupaten Gunungkidul. Watu Payung atau Batu Payung ini kemudian lebih merakyat sehingga banyak dipakai warga ataupun wisatawan untuk menyebut kawasan ini.

watupayung1

Selain cocok untuk tempat selfie, obyek wisata Watu Payung ini menawarkan beragam pengalaman yang dapat dicoba, khususnya yang suka tracking. Jalan setapak yang cukup terjal dapat ditelusuri untuk menikmati beberapa spot menarik seperti goa jodoh, air terjun, maupun sungai Oya sendiri sebagai view utama obyek wisata ini. Karena belum dikelola secara resmi, tiket untuk memasuki obyek wisata Watu Payung sementara ini adalah dana seikhlasnya untuk pengembangan obyek wisata. Selebihnya, kalian hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan sebesar Rp. 2.000,-,

watupayung2

Waktu yang tepat atau banyak disarankan untuk mengunjungi Watu Payung adalah di pagi hari, selain untuk melihat moment matahari terbit, pada saat inilah kabut pagi kadang menyelimuti suasana sekitar, sehingga seolah kalian sedang berdiri diatas awan. Udara yang segar dan pemandangan asri menambah indahnya suasana pagi di lokasi ini.

Lokasi atau arah menuju obyek wisata Watu Payung Padukuhan Turunan Panggang Gunungkidul ini, kalian dapat berangkat dari dua jalur utama, yakni dari Playen serta dari Siluk, Imogiri, Bantul. Dua starting poin ini sama-sama memiliki akses jalan yang sudah cukup baik, yakni jalan beraspal hotmix.

watupayung3

Jika dari Playen, ambil saja arah menuju ke Air Terjun Sri Gethuk. Pas di pertigaan menuju Sri Gethuk, ambil jalan lurus menuju Desa Banyusoca. Setelah sampai ke perempatan balai Desa Banyusoca, ambil arah kiri menuju Padukuhan Gedad. Dari Gedad ini, tinggal memacu kendaraan kearah Turunan sekitar 3 km. Watu Payung berada di sebelah kanan jalan Gedad-Turunan ini.

Jika dari Siluk, Imogiri, Bantul, kalian menyusuri jalan utama menuju Kecamatan Panggang. Dari Siluk, akan mendapati tanjakan yang cukup ekstrim, gunakan kendaraan yang mendukung. Setelah melewati kawasan SPN (Sekolah Polisi), kalian akan menemui pertigaan Bibal namanya, ambil jalan yang kekiri menuju arah Turunan. Sekitar 2 km dari pertigaan ini, tepatnya setelah Padukuhan Turunan, kalian akan mendapati obyek wisata Watu Payung ini di kiri jalan.

 

Sumber: yogyakartapanduanwisata.id
Foto: berbagai sumber

Joomla SEF URLs by Artio